Cara Kerja Mesin Absensi Fingerprint dalam Mendeteksi Sidik Jari

Cara Kerja Mesin Absensi Fingerprint dalam Mendeteksi Sidik Jari

Mungkin anda sering menemukan mesin absensi fingerprint di berbagai tempat. Namun apakah anda tahu bagaimana cara kerja mesin absensi fingerprint tersebut? Jika belum, ini adalah tempat yang tepat untuk mengetahui cara kerjanya.

Cara Kerja Mesin Absensi Fingerprint dalam Mendeteksi Sidik Jari
jumia.com.eg

Inilah Cara Kerja Mesin Absensi Fingerprint

Mesin absensi fingerprint merupakan salah satu mesin yang termasuk kedalam biometrik. Mesin tersebut memiliki beberapa teknik pembacaan sidik jari.

Yang pertama adalah optis, teknik ini menggunakan cahaya untuk memindai sidik jari. Biasanya dalam area peletakan sidik jari akan ada cahaya yang akan menerangi.

Nah, hasil pantulan cahaya inilah yang akan ditangkap oleh alat penerima dan kemudian gambar sidik jari tersebut akan dikirimkan ke dalam memori. Mesin absensi yang menggunakan teknik ini akan jauh lebih murah, namun hasil scanning tergantung dengan kualitas sidik jari.

Selain itu, terdapat teknik ultra sonik yang menggunakan suara berfrekuensi sangat tinggi untuk menembus lapisan epidermal kulit. Nantinya pantulan dari energi tersebut akan ditangkap dan digunakan untuk menyusun citra sidik jari.

Kelebihan teknik ini adalah jika jari kotor itu tidak menjadi masalah. Bahkan permukaan scanner yang kotor tidak akan menjadi kendala selama proses pembacaan.

Selanjutnya ada teknik kapasitans yang menggunakan cara pengukuran kapasitans. Lalu teknik thermal yang menggunakan perbedaan suhu antara ridge sidik jari.

Cara Kerja

Hal pertama yang akan mesin absensi lakukan adalah mengambil gambar sidik jari. Biasanya jari untuk melakukan absensi adalah jari tengah atau jari telunjuk, karena memiliki ukuran pas dengan mesin absensi.

Setelah gambar tersebut terambil, mesin absensi akan merekam pola sidik jari dan mencocokkannya dengan database. Namun sebelum ada pencocokan dengan database, prosesor scanner akan memastikan bahwa pola tersebut jelas.

Pengukuran kejelasan tersebut dari tingkat keterangan dan kegelapan sebuah pola tersebut. Jika terlalu terang atau gelap, maka mesin akan menolak dan akan mengulanginya lagi sekaligus mengatur pencahayaan.

Apabila semuanya sudah tepat, mesin akan mengecek definisi gambar. Jika gambar sidik jari anda sudah memenuhi syarat, nanti akan terbentuk sebuah garis lurus. Barulah setelah itu akan lanjut ke proses perbandingan dengan sidik jari yang sudah tersimpan di database.

Itulah cara kerja mesin absensi fingerprint yang bisa menjadi sebuah pemahaman. Walaupun melalui beberapa tahap, proses tersebut akan berlangsung sangat cepat.

Subscribe to our newsletter